Sampingan

Tampilan Windows 8 di Windows 7Bagi Anda yang belum melakukan installasi Windows 8 mungkin ingin merasakan tampilan Windows 8 pada Windows 7, Windows Vista atau Windows XP Anda. Oleh karena itu, pada artikel ini saya akan memberikan tutorial cara mendapatkan tampilan Windows 8 di Windows 7, Xp, atau Vista Anda. Walaupun tampilan ini hanya sebatas tampilan Start Screen bertipe Metro yang merupakan fitur baru di Windows. Cara ini tidak akan mengubah atau memodifikasi file system Anda. Jadi menurut hemat saya, cara ini relatif aman bagi system Anda.

Cara Mendapatkan Tampilan Windows 8 di Windows 7, XP dan Vista

Agar Anda bisa mendapatkan tampilan Windows 8 di Windows 7, XP maupun Vista, Anda mendownload beberapa tool yang telah saya sebutkan tadi terlebih dahulu yaitu Omnimo dan Rainmeter. Berikut link download kedua file tersebut:

  • Rainmeter
    Pada halaman download rainmeter, saya saran kan Anda menggunakan versi final dan bukan versi beta. Pada saat artikel ini dibuat versi Final Rainmeter yang tersedia adalah versi 2.4.
  • Onimo for Rainmeter
    Omnimo saat artikel ini saya buat telah mencapai veri 5.0. Omnimo 5.0 ini membutuhkan Raimeter minimal versi 2.2. Perlu Anda ketahui, efek Aero tidak tersedia di Windows XP.

Setelah Anda selesai mendownload kedua file tadi, sekarang saatnya menginstall kedua tool tersebut ke komputer Anda. Pertama Install terlebih dahulu Rainmeter. Installasi Rainmeter cukup mudah, Anda tidak perlu melakukan pengaturan apapun. Anda hanya perlu mengeksekusi/klik 2 kali file Rainmeter.exe hasil download tadi. Lanjutkan dan ikuti proses install dengan mengklik tombol Next pada jendela setup wizard hingga muncul tulisan Rainmeter has been installed on your computer. Klik tombol Finish untuk menutup jendela setup.

Setelah Rainmeter terisntall di komputer, kini saatnya Anda menginstall Omnimo. Caranya sebagai berikut:

    1. Ekstrak file Omnimo yang Anda download tadi menggunakan WinRar, WinZip atau software lainnya.
    2. Setelah selesai, buka lokasi hasil ekstrak dan eksekusi atau double click file bernama SETUP.rmskin

File Setup Omnimo

Klik gambar untuk memperbesar

    1. Pada jendela Omnimo 5 Setup yang muncul, klik tombol Install dan tunggu beberapa saat.

Jendela Setup Omnimo

Klik gambar untuk memperbesar

    1. Selanjutnya akan muncul jendela pertama konfigurasi Omnimo, pada jendela pertama ini Anda bisa mengatur format waktu 12/24 jam, satuan suhu menggunakan Fahrenheit atau tidak, serta pilihan Icon Desktop ditampilkan atau tidak. Saya sarankan biarkan saja pengaturan yang sudah ada dan lanjutkan dengan mengklik gambar anak panah yang ada di sebelah kanan.

Jendela Konfigurasi Omnimo

Klik gambar untuk memperbesar

    1. Berikutnya akan muncul pilihan bahasa/language. Pilihlah bahasa yang Anda inginkan dengan mengklik pada salah satu bahasa. Disini saya memilih English sebagai bahasa yang saya inginkan.

Pilih Bahasa Tampilan

Klik gambar untuk memperbesar

    1. Selanjutnya pilih theme/tema yang Anda inginkan dengan mengklik salah satu tema dari 3 theme yang disediakan. Agar tampilan sangat mirip dengan Windows 8, saya lebih memilih nomor 2.

Pilih Tema Tampilan Windows 8

Klik gambar untuk memperbesar

    1. Setelah Anda mengklik salah satu tema, maka akan muncul pilihan resolusi layar. Secara default, resolusi layar yang sedang Anda gunakan saat ini akan di-highlight dengan warna hijau. Klik pada resolusi yang Anda inginkan.

Pilih Resolusi Layar

Klik gambar untuk memperbesar

Kini semuanya sudah selesai dan Anda akan melihat tampilan Windows 8 khususnya start screen pada desktop Windows 7, XP, atau Vista Anda.

Tampilan Strat Screen Windows 8 di Windows 7

Klik gambar untuk memperbesar

Untuk menambahkan panel atau item dari Gallery lain ke layar, Anda bisa mengklik tanda +/plus disebelah tulisan Click here for Gallery. Selanjutnya pada menu yang muncul, klik item yang Anda ingin tambahkan baik itu, Panels, Text Items, Extras atau Styles. Sebagai contoh saya akan menambahkan item Panel, maka saya pilih Panels pada menu.

Menambahkan Panel Baru

Setelah itu akan terbuka beberapa pilihan panel pada Gallery. Klik salah satu panel yang dinginkan untuk menampilkannya ke layar.

Gallery Panel

Klik gambar untuk memperbesar

Apabila Anda ingin menambahkan item baru ke Gallery selain yang sudah tersedia, baik itu Panel, add-on, dan lain-lain, Anda bisa mendownload Omnimo add-on packs di halaman Add-on Omnimo.

Demikian cara mengubah tampilan Windows 7, Xp dan Vista ke Windows 8 khususnya pada Layar Start atau Start Screen. Dengan tutorial ini Anda dapat merasakan tampilan Start Screen Windows 8 di Windows 7, XP mauapun Vista Anda. Selamat mencoba.

Spesifikasi komputer yang saya gunakan dalam tutorial ini adalah Processor AMD Athlon 64 X2, RAM 4 GB dan OS Windows 7 Ultimate.

Bagi Anda yang belum melakukan installasi Windows 8

Konversi Bilangan desimal

Standar

Konversi Bilangan desimal

Konversi bilangan adalah suatu proses dimana satu system bilangan dengan basis  tertentu akan dijadikan  bilangan dengan basis yang lain.

1.    Konversi dari bilangan  Desimal ke biner.
Yaitu dengan cara membagi bilangan desimal dengan dua kemudian diambil sisa pembagiannya.
 
2. Konversi bilangan Desimal ke Oktal
Yaitu dengan cara membagi bilangan desimal dengan 8 kemudian diambil sisa pembagiannya
3. Konversi bilangan Desimal ke Hexadesimal
Yaitu dengan cara membagi bilangan desimal dengan 16 kemudian diambil sisa pembagiannya

Tips mencegah file rusak/corrupt saat download

Standar

 

Tips mencegah file rusak/corrupt saat download

 

Bagi pencinta film pasti tidak asing lagi nama nya download/unduh. tapi kadang-kadang hasil download kita error atau corrupt
meminimalisis error ekstrak file winrar setelah download dari mediafire atau hosting penyimpanan lainnya:

  1. Gunakan software downloader seperti IDM, Orbit downloader, FDM, dll
  2. Atur speed download 50% dari speed maks software downloader, karena tidak semua server mendukung speed buffer yg tinggi/ berbeda-beda. seperti pada IDM maks. koneksi: 16. ganti menjadi 8. 
  3. Tips mencegah file rusak/corrupt saat download
  4. Jangan terlalu sering “Pause<>Resume” beresiko temporary file corrupt atau rusak.
  5. Semoga bisa membantu. 
 
Petunjuk error:
File hasil download kadang mengalami error/ corrupt saat di ekstrak. Tapi file tersebut masih bisa kita ekstrak, jadi jangan buru-buru di delete. ikuti langkah berikut ini:
  • klik kanan pada file yang akan di ekstrak
  • extract file…
  • beri centang pada keep broken files
  • OK dan ekstrak kembali

lihat seperti SS di bawah ini

winrar, Tips mencegah file rusak/corrupt saat download
 
Sedangkan cara memperbaiki file [.rar] yang error:
* Open file .rar [winrar] yang error
* pada menu winrar>Tools> Repair Archive
* rename file yang sudah di repair tadi
* ekstrak lagi.

Firewall

Standar

 

Firewall dan Apakah Firewall itu

 

 

Firewall dan Apakah Firewall itu (part 2), KARAKTERISRIK FIREWALL, Service control, Direction control, User control,Behavior control,  Packet Filter Router, Application-Level Gateway

KARAKTERISRIK FIREWALL

 
  1. Selalu hubungan/kegiatan dari dalam ke luar, harus melewati firewall. Hal ini dapat dilakukan dengan cara memblok/membatasi baik secara fisik semua akses terhadap jaringan lokal, kecuali melawati firewall. Banyak sekali bentuk jaringan yang memungkinkan.
  2. Hanya kegitan yang terdaftar/dikenl yang dapat melewati/melakukan hubungan, hal ini dapat  dilakukan dengan mengatur policy pada konfigurasi keaman lokal. Banyak sekali jenis firewall yang dapat dipilih sekaligus berbagai jenis policy yang ditawarkan.
  3. Firewall itu sendiri haruslah kebal atau relatif kuat terhadap serangan/kelemahan. Hal ini berarti penggunaan sistem yang dapat dipercaya dan dengan operating system yang relatif aman.
TEKNIK YANG DIGUNAKAN OLEH  FIREWALL
  1. Service control (kendali terhadap layanan). Berdasarkan tipe-tipe layanan yagn digunakan di internet dan boleh diakses baik untuk kedalam ataupun keluar firewall. Biasanya firewall mecek no. IP address dan juga nomor port yang digunakan baik pada portokol TCP dan UDP, bahkan bisa dilengkapi software untuk proxy yang menerima dan menterjemahkannya. Bahkan bisa jadi software pada server itu  sendiri, seperti layanan untuk web ataupun mail.
  2. Direction control (kendali terhadap arah). Berdasarkan arah dari berbagai permintaan (request) terhadap layanan yang akan dikenali dan dizinkan melewati firewall.
  3. User control ( kendali terhadap pengguna). Berdasarkan pengguna/user untuk dapat menjalankan suatu layanan, artinya ada user yang dapat dan ada yang tidak dapat menjalankan suatu servis, hal ini dikarenakan user tersebut tidak di izinkan untuk melewati firewall. Biasanya digunakan untuk mebatasi user dari jaringan lokal untuk mengakses keluar, tetapi juga di terapkan untuk membatasi terhadap pengguna dari luar.
  4. Behavior control (kendali terhadap perlakuan). Berdasarkan seberapa banyak layanan itu digunakan. Misal, firewall dapat memfilter email untuk menanggulangi/mencegah spam.
TIPE-TIPE FIREWALL

1. Packet Filter Router
Packet filtering diaplikasikan dengan cara mengatur semua paket IP baik yang menuju, melewati atau akan dituju oleh packet terdebut. Pada tipe ini packet tersebut akan diatur apkah akan di terima  dan diteruskan, atau di blok. Penyaringan paket ini di konfigurasi untuk menyaring packet yang akan di transfer secara dua arah (baik daria atau ke jaringan lokal). Aturan penyaringan didasarkan pada header, termasuk juga alamat awal (IP) da alamat tujuan(IP), protokol transport yang digunakan (UDP,CP), serta nomor port yang digunkan. 
Kelebihan dari tipe ini adalah mudah untuk di implementasiakn, tranparan untuk pemakai, dan lebih cepat.
Adapun kelemahannya adalah cukup rumitnya untuk menyetting paket akan difilter secara tepat, serta lemah dalam hal authentikasi. Adpaun serangan yang dapat terjadi pada firewall dengan tipe ini adalh:
IP address spoofing : intruder (penyusup) dari luar dapat melakukan ini dengan cara menyertakan/menggunkan ip address jaringan lokal yang telah diizinkan untuk melalui firewall.
Source routing attacks : tipe ini tidak menganalisa routing sumbet IO, sehingga memungkinkan untuk Membypass firewall.
Tiny Fragment attacks : intruder (penyusup) membagi IP kedalam bagian-bagian (fragment) yang lebih kecil dan memaksa terbaginya informasi mengenai TCP header. Serangan jenis ini di design untuk menipu aturan penyaringan yang bergantung kepada informasi TCp header. Penyerang berharap hanya bagian (fragment) pertama saja yang akan bisa lewat dengan bebas. Hal ini dapat ditanggulangi dengan cara menolak semua packet dengan protocol TCP dan memiliki Offset = 1 pada IP fragment (bagian IP)
2. Application-Level Gateway
Application-level Gateway yang biasa juga di kenal sebagai proxy server yang berfungsi untuk memperkuat/menyalurkan arus aplikasi. Tipe ini akan mengatur semua hubungan yang

Perbedaan Switch dengan Hub

Standar

Perbedaan Switch dengan Hub

 

Perbedaan Switch dengan Hub, mengenal hub dan switch,hub, siwtch
Hub dan Switch merupakan salah satu alat yang digunakan dalam membangun suatu jaringan komputer yang biasanya jaringan tersebut terdiri dari 2 atau lebih komputer. Biasanya alat ini digunakan dalam membangun jaringan LAN (Local Area Network). Topologi yang menggukan kedua device ini adalah topologi star. Switch dan Hub sebenarnya memiliki fungsi yang sama, karena dengan menggunakan salah satu diantaranya kita tetap bisa membuat Jaringan Komputer, tapi penggunaan Switch akan lebih cepat daripada Hub apalagi bila jaringan yang kita punya sangat besar.Berikut ini adalah penjelasan kedua alat tersebut.
 
Hub merupakan suatu device pada jaringan yang secara konseptual beroperasi pada layer 1 (Physical Layer). Maksudnya, hub tidak menyaring menerjemahkan sesuatu, hanya mengetahui kecepatan transfer data dan susunan pin pada kabel. Cara kerja alat ini adalah dengan cara mengirimkan sinyal paket data ke seluruh port pada hub sehingga paket data tersebut diterima oleh seluruh computer yang berhubungan dengan hub tersebut kecuali computer yang mengirimkan. Sinyal yang dikirimkan tersebut diulang-ulang walaupun paket data telah diterima oleh komputer tujuan. Hal ini menyebabkan fungsi colossion lebih sering terjadi.
Misalnya ketika ada pengiriman paket data dari port A ke port B dan pada saat yang sama ada pengiriman paket data dari port C ke port D, maka akan terjadi tabrakan (collision) karena menggunakan jalur yang sama (jalur broadcast yang sama) sehingga paket data akan menjadi rusak yang mengakibatkan pengiriman ulang paket data. Jika hal ini sering terjadi maka collison yang terjadi dapat mengganggu aktifitas pengiriman paket data yang baru maupun ulangan. Hal ini mengakibatkan penurunan kecepatan transfer data. Oleh karena itu secara fisik, hub mempunyai lampu led yang mengindikasikan terjadi collision.
Ketika paket data dikirimkan melalui salah satu port pada hub, maka pengiriman paket data tersebut akan terlihat dan terkirim ke setiap port lainnya sehingga bandwidth pada hub menjadi terbagi ke seluruh port yang ada. Semakin banyak port yang tersedia pada hub, maka bandwidth yang tersedia menjadi semakin kecil untuk setiap port. Hal ini membuat pengiriman data pada hub dengan banyak port yang terhubung pada komputer menjadi lambat.
Switch merupakan suatu device pada jaringan yang secara konseptual berada pada layer 2 (Datalink Layer). Maksudnya, switch pada saat pengirimkan data mengikuti MAC address pada NIC (Network Interface Card) sehingga switch mengetahui kepada siapa paket ini akan diterima. Jika ada collision yang terjadi merupakan collision pada port-port yang sedang saling berkirim paket data. Misalnya ketika ada pengiriman paket data dari port A ke port B dan pada saat yang sama ada pengiriman paket data dari port C ke port D, maka tidak akan terjadi tabrakan (collision) karena alamat yang dituju berbeda dan tidak menggunakan jalur yang sama. Semakin banyak port yang tersedia pada switch, tidak akan mempengaruhi bandwidth yang tersedia untuk setiap port.

 

Ketika paket data dikirimkan melalui salah satu portpada switch, maka pengiriman paket data tersebut tidak akan terlihat dan tidak terkirim ke setiap port lainnya sehingga masing-masing port mempunyai bandwidth yang penuh. Hal ini menyebabkan kecepatan pentransferan data lebih terjamin.
Penggunaan Switch akan memotong penggunaan bandwith jaringan anda secara signifikan, terutama bila kita memiliki jaringan dengan banyak komputer dan semuanya sibuk untuk mengirim dan menerima data disaat bersamaan. Keunggulan switch yang lain ialah data akan lebih aman dari aksi pencurian data dengan cara sniffer.

tugas vb baru

Standar

Private Sub cmdproses_Click()
Dim s As Integer

txttahun.Text = “20″ & Left(txtnpm.Text, 2)

s = Mid(txtnpm.Text, 3, 1)

If s = “1″ Then
txtjurusan.Text = “sistem informasi”
ElseIf s = “2″ Then
txtjurusan.Text = “manajement informatika”
ElseIf s = “3″ Then
txtjurusan.Text = “tekhnik informatika”
ElseIf s = “4″ Then
txtjurusan.Text = “manajement& kom.akutansi”
End If

s = Mid(txtnpm.Text, 4, 2)

If s = “01″ Then
txtstudi.Text = “strata satu”
ElseIf s = “02″ Then
txtstudi.Text = “diploma tiga”
ElseIf s = “03″ Then
txtstudi.Text = “diploma empat”
ElseIf s = “04″ Then
txtstudi.Text = “diploma dua”
End If
txtno.Text = Right(txtnpm.Text, 3)
End Sub

Private Sub Command1_Click()
Data1.Recordset.AddNew
End Sub

Private Sub Form_Activate()
txtnama.SetFocus
End Sub

Private Sub txtnama_KeyPress(KeyAscii As Integer)
If KeyAscii = 13 Then
txtnpm.SetFocus
End If
End Sub

Private Sub cmdbatal_Click()
txtnama.SetFocus
txtnama.Text = “”
txtnpm.Text = “”
txtjurusan.Text = “”
txtstudi.Text = “”
txttahun.Text = “”
txtno = “”
End Sub

Private Sub cmdkeluar_Click()
End
End Sub

Private Sub cmdlagi_Click()
txtnama.SetFocus
txtnama.Text = “”
txtjurusan.Text = “”
txtstudi.Text = “”
txttahun.Text = “”
txtno = “”

 

End Sub

 

Private Sub Command2_Click()
Data1.Recordset.update
End Sub

selamat mencoba 🙂

Gambar

soal2 tugas vb

Standar
  • Proses

Private Sub cmdproses_Click()
Dim a, b As String

a = Left(txtnpm.Text, 1)
If a = “E” Or a = “e” Then
txtkelas.Text = “Eksekutif”
txtbangun.Text = “1250000″
ElseIf a = “R” Or a = “r” Then
txtkelas.Text = “Reguler”
txtbangun.Text = “1000000″
End If

txtpropti.Text = “600000″

a = Mid(txtnpm.Text, 5, 1)
If a = “1″ Then
txtjurus.Text = “Sistem Informasi”
ElseIf a = “2″ Then
txtjurus.Text = “Manajemen Informatika”
ElseIf a = “3″ Then
txtjurus.Text = “Manajemen dan Komp.Akutansi”
End If

a = Mid(txtnpm.Text, 6, 2)
If a = “01″ Then
txtpro.Text = “Strata Satu”
txtdaftar.Text = “200000″
ElseIf a = “02″ Then
txtpro.Text = “Diploma Tiga”
txtdaftar.Text = “150000″
ElseIf a = “03″ Then
txtpro.Text = “Diploma Satu”
txtdaftar.Text = “150000″
End If
txtno.Text = Right(txtnpm.Text, 3)

txttahun.Text = “20″ & Mid(txtnpm.Text, 3, 2)

If txtkelas.Text = “Eksekutif” And txtpro.Text = “Strata Satu” Then
txtbiaya.Text = “1900000″
ElseIf txtkelas.Text = “Eksekutif” And txtpro.Text = “Diploma Tiga” Then
txtbiaya.Text = “1650000″
ElseIf txtkelas.Text = “Eksekutif” And txtpro.Text = “Diploma Satu” Then
txtbiaya.Text = “1350000″
ElseIf txtkelas.Text = “Reguler” And txtpro.Text = “Strata Satu” Then
txtbiaya.Text = “1500000″
ElseIf txtkelas.Text = “Reguler” And txtpro.Text = “Diploma Tiga” Then
txtbiaya.Text = “1250000″
ElseIf txtkelas.Text = “Reguler” And txtpro.Text = “Diploma Satu” Then
txtbiaya.Text = “1250000″
End If

txttotal.Text = Val(txtdaftar.Text) + Val(txtbiaya.Text) + Val(txtbangun.Text) + Val(txtpropti.Text)

End Sub

  • Batal

Private Sub cmdbatal_Click()
txtnama.SetFocus
txtnama.Text = “”
txtnpm.Text = “”
txtkelas.Text = “”
txtjurus.Text = “”
txtpro.Text = “”
txttahun.Text = “”
txtno.Text = “”
txtdaftar.Text = “”
txtbiaya.Text = “”
txtbangun.Text = “”
txtpropti.Text = “”
txttotal.Text = “”
End Sub

  • Lagi

Private Sub cmdlagi_Click()
txtnama.SetFocus
txtnama.Text = “”
txtnpm.Text = “”
txtkelas.Text = “”
txtjurus.Text = “”
txtpro.Text = “”
txttahun.Text = “”
txtno.Text = “”
txtdaftar.Text = “”
txtbiaya.Text = “”
txtbangun.Text = “”
txtpropti.Text = “”
txttotal.Text = “”
End Sub

Private Sub Form_Activate()
txtnama.SetFocus
End Sub

Private Sub txtnama_KeyPress(KeyAscii As Integer)
If KeyAscii = 13 Then
txtnpm.SetFocus
End If
End Sub

  • Keluar

Private Sub cmdkeluar_Click()
End
End Sub

 

 Gambar

tugas Visual Basic

Standar

Nama         : Agusta Hendri Yarti

NPM           : 12100038

Gambar

 

ENTRI PENJUALAN LAPTOP APPLE

  • Kode untuk Cmd Proses

Private Sub cmdproses_Click()

Dim penjualan, discount, kode, merk, bayar, a, b As String

Dim harga As Variant

kode = Mid(cbokode.Text, 7, 5)

If kode = “MC965” Then

merk = “Apple MacBook Air MC965”

harga = “12800000”

ElseIf kode = “MC966” Then

merk = “Apple MacBook Air MC966”

harga = “15800000”

ElseIf kode = “MC968” Then

merk = “Apple MacBook Air MC968”

harga = “9900000”

ElseIf kode = “MC969” Then

merk = “Apple MacBook Air MC969”

harga = “11900000”

ElseIf kode = “MC700” Then

merk = “Apple MacBook Air MC700”

harga = “10800000”

ElseIf kode = “MC721” Then

merk = “Apple MacBook Air MC721?”

harga = “15900000”

ElseIf kode = “MC723” Then

merk = “Apple MacBook Air MC723?”

harga = “19300000”

ElseIf kode = “MC724” Then

merk = “Apple MacBook Air MC724?”

harga = “13700000”

ElseIf kode = “MC311” Then

merk = “Apple MacBook Air MC311”

harga = “24200000”

ElseIf kode = “MC313” Then

merk = “Apple MacBook Air MC313”

harga = “11900000”

ElseIf kode = “MC314” Then

merk = “Apple MacBook Air MC314”

harga = “14700000”

ElseIf kode = “MC318” Then

merk = “Apple MacBook Air MC318”

harga = “17600000”

ElseIf kode = “MC322” Then

merk = “Apple MacBook Air MC322”

harga = “21300000”

ElseIf kode = “MC965” Then

merk = “Apple MacBook Air MC965”

harga = “12800000”

ElseIf kode = “MC966” Then

merk = “Apple MacBook Air MC966”

harga = “15800000”

End If

txtmerk.Text = merk

txths.Text = harga

a = Val(txtjj.Text)

b = Val(txths.Text)

penjualan = a * b

txthp.Text = penjualan

Select Case txthp.Text

Case Is > 140000000

discount = 0.15 * penjualan

Case Is > 135000000

discount = 0.1 * penjualan

Case Is > 130000000

discount = 0.05 * penjualan

Case Is > 125000000

discount = 0.02 * penjualan

End Select

penjualan = Val(txthp.Text)

txtdis.Text = discount

txttb.Text = Val(txthp.Text) – Val(txtdis.Text)

End Sub

  • Kode untuk Cmd Lagi

Private Sub cmdlagi_Click()

cbokode.SetFocus

cbokode.Text = “”

txtmerk.Text = “”

txths.Text = “”

txtjj.Text = “”

txtdis.Text = “”

txttb.Text = “”

txthp.Text = “”

End Sub

 

  • Kode untuk Cmd Keluar

Private Sub cmdkeluar_Click()

End

End Sub

  • Kode untuk Form Load

Private Sub Form_Load()

cbokode.AddItem “Apple MC965 MasBook Air”

cbokode.AddItem “Apple MC966 MasBook Air”

cbokode.AddItem “Apple MC968 MasBook Air”

cbokode.AddItem “Apple MC969 MasBook Air”

cbokode.AddItem “Apple MC700 MasBook Pro”

cbokode.AddItem “Apple MC721 MasBook Pro”

cbokode.AddItem “Apple MC723 MasBook Pro”

cbokode.AddItem “Apple MC724 MasBook Pro”

cbokode.AddItem “Apple MC311 MasBook Pro”

cbokode.AddItem “Apple MC313 MasBook Pro”

cbokode.AddItem “Apple MC314 MasBook Pro”

cbokode.AddItem “Apple MC318 MasBook Pro”

cbokode.AddItem “Apple MC322 MasBook Pro”

cbokode.AddItem “Apple MC965 MasBook Air”

cbokode.AddItem “Apple MC966 MasBook Air”

End Sub

PT. PULANG PETANG SETIAP HARI

  • Kode untuk Cmd Batal

Private Sub Cmdbatal_Click()

Unload Me

End Sub

  • Kode untuk Cmd Keluar

Private Sub Cmdkeluar_Click()

End

End Sub

  • Kode untuk Cmd Lagi

Private Sub Cmdlagi_Click()

Txtgol = “”

Txtks = “”

Txtstatus = “”

Txttahun = “”

Txtjabatan = “”

Txtbagian = “”

Txtgapok = “”

Txttj = “”

txttg = “”

End Sub

  • Kode untuk Cmd Proses

Private Sub cmdproses_click()

Dim NIK As String

NIK = Mid(txtNIK.Text, 5, 1)

If NIK = “A” Then

Txtgol = “A”

Txtjabatan.Text = “MANAJER”

Txtgapok.Text = “3.000.000”

Txttj.Text = “875000”

ElseIf NIK = “B” Then

Txtgol = “B”

Txtjabatan.Text = “KA SEKSI”

Txtgapok.Text = “2.500.000”

Txttj.Text = “525000”

ElseIf NIK = “C” Then

Txtgol.Text = “C”

Txtjabatan.Text = “staff”

Txtgapok.Text = “2.000.000”

Txttj.Text = “325000”

End If

NIK = Left(txtNIK.Text, 4)

Txttahun.Text = NIK

NIK = Mid(txtNIK.Text, 7, 1)

If NIK = “S” Then

Txtks.Text = “S”

Txtstatus.Text = “single”

ElseIf NIK = “M” Then

Txtks.Text = “M”

Txtstatus.Text = “menikah”

ElseIf NIK = “J” Then

Txtks.Text = “J”

Txtstatus.Text = “janda”

ElseIf NIK = “D” Then

Txtks.Text = “D”

Txtstatus.Text = “duda”

End If

NIK = Right(txtNIK.Text, 3)

If NIK = “ADM” Then

Txtbagian.Text = “ADMINISTRASI”

ElseIf NIK = “KEU” Then

Txtbagian.Text = “ACOUNTING”

ElseIf NIK = “SDM” Then

Txtbagian.Text = “GENERAL AFFAIR”

ElseIf NIK = “SPM” Then

Txtbagian.Text = “SECURITY”

ElseIf NIK = “EDF” Then

Txtbagian.Text = “IT UNIT”

End If

txttg.Text = Val(Txtgapok.Text) + Val(Txttj.Text)

End Sub

 Gambar

tugas VB

Standar

NAMA: AGUSTA HENDRI YARTI

NPM : 12100038

KELAS : Twitter 1

 

Gambar

v  KELUAR

Private Sub CMDKELUAR_Click()

End

End Sub

 

v  CMD LAGI

Private Sub CMDLAGI_Click()

TXTKT.Text = “”

TXTHT.Text = “”

TXTJK.Text = “”

TXTJB.Text = “”

TXTJT.Text = “”

TXTTOTALP.Text = “”

End Sub

 

v  CMD PROSES

Private Sub CMDPROSES_Click()

Dim KT, JK, HT, JB As String

KT = Left(TXTKT.Text, 7)

If KT = “BIM” Then

TXTJK.Text = “BIMA”

TXTHT.Text = “50000”

TXTJB.Text = “16.00”

ElseIf KT = “EKO” Then

TXTJK.Text = “EKONOMI”

TXTHT.Text = “35000”

TXTJB.Text = “19.00”

ElseIf KT = “MUT” Then

TXTJK.Text = “MUTIARA”

TXTHT.Text = “23000”

TXTJB.Text = “17.00”

ElseIf KT = “SEN” Then

TXTJK.Text = “SENJA”

TXTHT.Text = “15000”

TXTJB.Text = “20.00”

End If

JUMLAH = TXTJT.Text

TXTJT.SetFocus

TXTTOTALP.Text = Val(TXTHT.Text) * Val(TXTJT.Text)

TXTTOTALP.SetFocus

End Sub